1. Limit Take-Profit dan Stop-Loss
Order limit take-profit dan stop-loss menggabungkan mekanisme pemicu TP/SL dengan fungsi order limit. Pengguna dapat menetapkan batas keuntungan minimum atau kerugian maksimum yang dapat diterima. Setelah harga trigger tercapai, sistem secara otomatis menempatkan order limit.
Dalam order ini, harga stop-profit/stop-loss adalah harga pemicu, dan harga limit adalah harga untuk menempatkan order.
Harga limit dapat diatur secara manual — biasanya untuk order beli (long), harga limit ditetapkan di atas harga trigger; untuk order jual (short), ditetapkan di bawahnya. Ini memperhitungkan kemungkinan perubahan harga antara waktu trigger dan saat order ditempatkan.
2. Market Take-Profit dan Stop-Loss
Saat order market take-profit atau stop-loss terpicu, maka langsung dieksekusi sebagai market order.
※ Jika pasar sangat volatil, harga eksekusi akhir bisa berbeda dari harga yang terlihat saat order dipasang. Oleh karena itu, disarankan agar pengguna memperhatikan kedalaman pasar dan pergerakan harga.
3. Limit/Market Take-Profit dan Stop-Loss dengan OTOCO
Order utama adalah A, dengan order terkait B dan C.
Jika order A tereksekusi, maka akan memicu order B dan C. Jika B tereksekusi, maka C dibatalkan. Jika C tereksekusi, maka B dibatalkan.
Struktur ini disebut OTOCO (One Cancels Other, One Cancels One), dan B dan C adalah order OCO (One Cancels Other).