Platform USDT‑M memungkinkan pengguna menetapkan order take-profit dan stop-loss menggunakan dua metode pemicu: harga referensi dan harga pasar terbaru. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan, jadi kami sarankan pengguna memahami perbedaannya sebelum memilih metode yang tepat.
1. Pemicu Harga Pasar Terbaru (Default)
Menggunakan harga pasar terbaru untuk memicu take-profit atau stop-loss memudahkan pengguna memprediksi harga eksekusi akhir dibandingkan dengan pemicu harga referensi. Namun, ada risiko bahwa likuidasi paksa (yang menggunakan harga referensi) terjadi sebelum order take-profit atau stop-loss sempat terpicu.
2. Pemicu Harga Referensi (Mark Price)
Menggunakan harga referensi untuk memicu order memastikan posisi dieksekusi sebelum take-profit atau stop-loss diaktifkan. Namun, karena order dieksekusi berdasarkan harga pasar terbaru, selisih antara harga referensi dan harga pasar terbaru bisa menyebabkan slippage.